-->

Ketika Gagal Dalam Sebuah Hubungan, Patutkah Dendam Menjadi Sebuah Pelampiasan?

Menghadapi sebuah kegagalan dalam hubungan adalah hal yang harus disikapi secara bijak. Sedih dan kecewa sudah pasti dirasakan. Kegagalan ini bisa menyebabkan berbagai reaksi dan masalah psikologis salah satunya dendam dan frustrasi.

Rasa dendam ini timbul jika orang tersebut merasa ikhlas untuk melepaskan pasangan yang dicintainya dan ingin melakukan sesuatu untuk membalas sakit hatinya. Bentuk reaksi ini disebut dengan tindakan defensif atau perlawanan.

Sebagai contoh yang terbaru. Seorang wanita yang mengirimkan sate yang diberi potasium sianida kepada mantan kekasihnya, namun salah sasaran hingga jatuh korban orang lain.

Ketika hati perempuan tersakiti memang akan begitu rapuh dan terpuruk. Namun Sista harus ingat, sebuah kegagalan bukan untuk diratapi apalagi menjadi dendam kesumat.

Seyogyanya kita harus mengingat jika jodoh sejatinya ada di tangan Allah. Sekuat apapun kita mencintai kekasih jika itu bukan jodoh yang tertulis untuk kita, maka dengan cara apapun tidak akan pernah bersatu.

Lalu bagaimana cara menghadapi sebuah kegagalan hubungan?
1. Meningkatkan keimanan

Iman adalah tameng dari segala masalah dan godaan. Lebih mendekatkan diri kepada Allah adalah cara yang terbaik agar kita bisa mendapat ketenangan jiwa. Allah tidak akan menguji hambanya di luar batas kemampuan.

2. Bersikap realistis

Menghadapi suatu kegagalan dengan sikap yang realistis yaitu memandang segala masalah secara nyata atau wajar. Tidak perlu berlebihan menganggap masalah kegagalan ini sebagai sebuah hal yang paling buruk dalam hidup. Berpikirlah jika masalah orang lain ada yang lebih berat dari kita.

3. Bersikap rasional

Rasional adalah bertindak sesuai dengan logika yang dipertimbangkan dengan matang. Jangan pernah berpikir untuk bertindak sesuatu yang di luar kemampuan sendiri.

4. Ikhlas

Ikhlas menjadi suatu kata yang mudah diucapkan namun sangat sulit dilaksanakan. Ikhlas melakukan sesuatu apapun semata-mata hanya karena Allah SWT.

Berusahalah untuk melupakan semua kenangan buruk. Perbanyak kegiatan yang positif agar hati kita kian terobati.

    "Ketika hatimu terlalu berharap pada seseorang, maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya pengharapan supaya mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui orang yang berharap pada selain-Nya, Allah menghalangi dari perkara tersebut semata agar ia kembali berharap kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.” (Imam Syafi’i)

5. Mencari lingkungan yang positif

Dekatkan diri dengan keluarga dan lingkungan yang menyayangi kita, sehingga motivasi jiwa yang baik akan memberikan energi positif.

Bukalah hati dan mata kita, inshaa Allah ada jodoh lain yang telah dipersiapkan Allah untuk kita di balik semua ujian yang telah kita hadapi.

Nah, itulah beberapa langkah menghadapi sebuah kegagalan dalam sebuah hubungan. Tak ada hal yang lebih indah dibandingkan sebuah keikhlasan.

Anda mungkin menyukai postingan ini

  1. Untuk menyisipkan sebuah kode gunakan <i rel="pre">code_here</i>
  2. Untuk menyisipkan sebuah quote gunakan <b rel="quote">your_qoute</b>
  3. Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image">url_image_here</i>

DMCA.com Protection Status

Page Load Time...