-->

Etika Yang Harus Diperhatikan Saat Menjenguk Ibu Yang Baru Melahirkan

Menjenguk bayi dan ibu yang baru melahirkan masih menjadi budaya yang kental di Indonesia. Tak hanya keluarga yang datang tetangga, teman, dan kerabat biasanya juha akan datang menjenguk. Bahkan tak jarang mereka datang ramai-ramai.

Tujuan menjenguk ibu dan bayi pasti untuk hal yang baik, misalnya untuk mengetahui keadaan ibu dan bayi serta memberi ucapan selamat kepada keluarganya. Jangan sampai kunjungan kita justru membuat sedih dan marah karena tidak tahu etika yang harus dijaga. Jadi jika kamu mau menjenguk bayi dan ibu yang baru melahirkan perhatikan etika di bawah ya.

Etika Mengunjungi Ibu Yang Baru Melahirkan

1. Ucapkan doa yang baik kepada mereka

Alih alih menanyakan apakah air susunya sudah keluar. Ucapkan doa supaya ibu dan bayi sehat selalu. Alih-alih menyarankan ini dan itu, tanyakan apa yang bisa dibantu.

2. Tanyakan bagaimana proses persalinan

Jangan tanyakan, operasi atau normal pertanyaan ini seolah menyudutkan ada yang salah dengan proses yang dipilih. Sebaliknya, tanyakan berapa lama kontraksi, biarkan si ibu berbagi pengalamannya, jangan pernah dipotong apalagi dibandingkan dengan diri sendiri. Ini adalah waktunya si ibu bersinar dan bercerita pengalamannya.

3. Ingat waktu

Ingatlah beberapa bulan terakhir masa kehamilan, kita pun sulit tidur. Setelah melahirkan pasti butuh istirahat. Bila berkunjung jangan terlalu lama. Apalagi bila adik bayi sedang tidur, biarkan si ibu beristirahat atau melakukan hal lain yang hanya bisa dilakukan bila si adik tidur.

4. Jangan Bangunkan Adik Bayi

Merasa datang dari jauh, ingin menggendong si adik bayi yang sedang tidur. Jangan memaksa membangunkannya, ya. Jangan ganggu jam tidurnya. Apalagi berkomentar, “Bangunin aja supaya nanti malem anteng tidurnya.“ Ingat setiap anak berbeda. Anak kita mungkin seperti itu, siang melek dan malam anteng tidur. Beruntunglah Miks, tetapi anak lain? Jangan samakan.

5. Tidak Datang Ketika Sakit

Sebaiknya batalkan atau tunda niat kedatangan kamu untuk menjenguk bayi baru lahir apabila kamu sedang dalam kondisi sakit. Perlu kamu pahami bahwa hal yang paling buruk yang dapat terjadi pada bayi baru lahir adalah datangnya penyakit. Sistem pertahanan tubuh bayi yang baru lahir masih rentan dan belum sempurna. Jadi, demi kebaikan sang bayi, berkunjunglah setidaknya satu minggu setelah kamu sembuh dari sakit.

6. Jangan Bandingkan Dengan Orang Lain

Jangan sekali-sekali membandingkan sang bayi dengan yang lain. Baik itu saudara kandungnya atau pun anak tetangga. Ingat sekali lagi, setiap anak memang berbeda.

Saat kamu menjenguk bayi baru lahir, tentu akan banyak obrolan yang muncul. Pujilah bayi dan ibunya dengan tulus. Jangan pernah mencoba memberi nasihat, kecuali diminta oleh sang ibu. Biasanya, ibu yang melahirkan masih merasa lelah. Jika terus-menerus menerima masukan bisa membuat ibu menjadi bingung, pusing, dan stres.

Apabila kamu dimintai pendapat, pilihlah kata-kata yang tidak menggurui dan menghakimi, serta berikan empati dengan tulus.

Nah, ini enam adab yang perlu diperhatikan saat menjenguk ibu yang baru melahirkan. Walau masih banyak yang laian, minimal ini dulu diterapkan.

Anda mungkin menyukai postingan ini

  1. Untuk menyisipkan sebuah kode gunakan <i rel="pre">code_here</i>
  2. Untuk menyisipkan sebuah quote gunakan <b rel="quote">your_qoute</b>
  3. Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image">url_image_here</i>

DMCA.com Protection Status

Page Load Time...